Saya jawab :
Dalam Islam, doa tidak memerlukan perantara malaikat untuk sampai kepada Allah. Allah sendiri Maha Mendengar dan Maha Mengetahui segala yang terucap dan bahkan yang tersembunyi di hati hamba-Nya:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah): Sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.”
(QS. Al-Baqarah: 186)
Namun, memang ada malaikat yang bertugas mencatat amal dan membawa rahmat:
“Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (amal-amalmu).”
(QS. Al-Infithar: 10–11)
Jadi, malaikat bukanlah perantara doa, tetapi makhluk Allah yang menjalankan tugasnya — termasuk mencatat amal dan menyampaikan wahyu, bukan menyampaikan doa seperti kurir. Allah langsung mendengar doa hamba-Nya tanpa perlu ritual dupa atau wewangian