Kun Fayakuun ! Tidak ada yg mustahil, Jika Allah sudah berkehendak
- BAGIAN 17 — DARI PENGALAMAN PRIBADI MENJADI KLAIM PERAN PUBLIK: BAGAIMANA ISLAM MENILAINYA?BAGIAN 17 — DARI PENGALAMAN PRIBADI MENJADI KLAIM PERAN PUBLIK: BAGAIMANA ISLAM MENILAINYA? Ketika sebuah mimpi tidak lagi menjadi urusan pribadi Pada awalnya, seseorang mungkin hanya berkata: “Saya mengalami sebuah mimpi.” Ini adalah pengalaman pribadi. Namun dalam sebagian kasus, seiring waktu muncul tahapan berikutnya: “Mimpi saya adalah petunjuk.” Lalu berkembang menjadi: “Allah memberi saya tugas… Read more: BAGIAN 17 — DARI PENGALAMAN PRIBADI MENJADI KLAIM PERAN PUBLIK: BAGAIMANA ISLAM MENILAINYA?
- BAGIAN 16 — BOLEHKAH MIMPI MENJADI DASAR UNTUK MENGIKUTI SESEORANG?BAGIAN 16 — BOLEHKAH MIMPI MENJADI DASAR UNTUK MENGIKUTI SESEORANG? Setelah membahas perbedaan antara mimpi, ilham, dan wahyu, muncul pertanyaan yang lebih praktis: Jika seseorang mengaku mendapatkan mimpi atau pesan spiritual, apakah orang lain wajib mengikutinya? Inilah titik penting yang sering terlewat. Sebab, persoalannya bukan hanya: “Apakah pengalaman itu benar-benar terjadi?” Tetapi juga: “Apakah pengalaman… Read more: BAGIAN 16 — BOLEHKAH MIMPI MENJADI DASAR UNTUK MENGIKUTI SESEORANG?
- BAGIAN 15 — MIMPI, ILHAM, DAN WAHYU: DI MANA BATASNYA MENURUT ISLAM?BAGIAN 15 — MIMPI, ILHAM, DAN WAHYU: DI MANA BATASNYA MENURUT ISLAM? Salah satu persoalan paling penting dalam membahas pengalaman spiritual seseorang adalah ketepatan istilah. Sebab, tiga hal berikut sering kali dicampuradukkan: Mimpi Ilham Wahyu Padahal, dalam akidah Islam, ketiganya tidak berada pada kedudukan yang sama. ⸻ Seseorang dapat mengalami mimpi yang: Namun, rasa kuat… Read more: BAGIAN 15 — MIMPI, ILHAM, DAN WAHYU: DI MANA BATASNYA MENURUT ISLAM?
- BAGIAN 14 — KETIKA PREDIKSI TIDAK TERJADI: GAGAL, TERTUNDA, ATAU SALAH DITAFSIRKAN?BAGIAN 14 — KETIKA PREDIKSI TIDAK TERJADI: GAGAL, TERTUNDA, ATAU SALAH DITAFSIRKAN? Salah satu aspek paling penting dalam mengkaji klaim prediksi adalah keberanian untuk membahas hasil yang tidak sesuai harapan. Sebab, sebuah sistem penilaian yang hanya mencatat: “Yang benar” tetapi mengabaikan: “Yang tidak terjadi” akan menghasilkan gambaran yang tidak lengkap. Dalam konteks Muhammad Qasim, pertanyaan… Read more: BAGIAN 14 — KETIKA PREDIKSI TIDAK TERJADI: GAGAL, TERTUNDA, ATAU SALAH DITAFSIRKAN?
- BAGIAN 13 — KETIKA “PREDIKSI” TERLIHAT TERBUKTI: ANTARA KETEPATAN DAN KECOCOKANBAGIAN 13 — KETIKA “PREDIKSI” TERLIHAT TERBUKTI: ANTARA KETEPATAN DAN KECOCOKAN Apakah setiap peristiwa yang terjadi setelah sebuah mimpi berarti mimpi itu telah terbukti? Dalam pembahasan mengenai Muhammad Qasim, salah satu pertanyaan paling penting adalah: Bagaimana kita menentukan bahwa suatu peristiwa benar-benar merupakan pemenuhan sebuah prediksi? Ini berbeda dengan pertanyaan: “Apakah mimpi tersebut pernah dicatat?”… Read more: BAGIAN 13 — KETIKA “PREDIKSI” TERLIHAT TERBUKTI: ANTARA KETEPATAN DAN KECOCOKAN