
#39 Doa Memohon Perlindungan dari Kemiskinan, Kehinaan, dan Kezaliman: Sebuah Permohonan yang Menyentuh Aspek Kehidupan Dunia dan Akhirat
Pendahuluan
Setiap manusia menginginkan kehidupan yang baik, terhormat, dan penuh keberkahan. Namun dalam perjalanan hidup, seseorang dapat menghadapi berbagai ujian seperti kemiskinan, kesulitan ekonomi, kehinaan, ketidakadilan, maupun menjadi korban kezaliman orang lain. Islam sebagai agama yang sempurna mengajarkan umatnya untuk menghadapi berbagai ujian tersebut dengan ikhtiar sekaligus doa.
Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ adalah doa yang memohon perlindungan dari kefakiran, kekurangan harta, kehinaan, serta perlindungan agar tidak menjadi pelaku maupun korban kezaliman.
Infografis ini menggambarkan pasangan suami istri yang sedang berdoa di dekat Hajar Aswad, salah satu tempat yang sangat mulia di Masjidil Haram, sambil memanjatkan doa perlindungan yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ.
⸻
Lafal Doa
Bahasa Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ، وَالْقِلَّةِ وَالذِّلَّةِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ
Latin
Allahumma inni a’udzu bika minal faqri, wal qillati, wadz dzillati, wa a’udzu bika min an azhlima au uzhlama.
Artinya
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, sedikit harta, dan kehinaan. Dan aku berlindung kepada-Mu agar tidak menzalimi dan tidak dizalimi.”
(HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i)
⸻
Makna Mendalam dari Doa Ini
Doa ini sangat singkat, tetapi mencakup berbagai kebutuhan mendasar manusia dalam kehidupan dunia.
- Memohon Perlindungan dari Kefakiran (Kemiskinan)
Kata “al-faqr” berarti kemiskinan atau kondisi kekurangan yang berat.
Islam tidak memandang kemiskinan sebagai aib. Banyak nabi dan orang saleh hidup dalam kesederhanaan. Namun kemiskinan sering menjadi ujian yang berat karena dapat:
- Menimbulkan kesedihan berkepanjangan.
- Menyebabkan seseorang bergantung kepada manusia.
- Mengurangi kemampuan untuk membantu sesama.
- Menjadi pintu masuk berbagai godaan dan kejahatan.
Karena itu Rasulullah ﷺ mengajarkan umatnya untuk memohon kecukupan kepada Allah.
Bagi seorang Muslim, harta bukan tujuan hidup, tetapi sarana untuk beribadah dan berbuat kebaikan.
⸻
- Memohon Perlindungan dari Kekurangan Harta
Dalam doa ini terdapat kata “al-qillah”, yang berarti sedikit atau kurang.
Maknanya bukan sekadar jumlah harta yang kecil, tetapi juga:
- Kurangnya sumber penghidupan.
- Kurangnya keberkahan rezeki.
- Terbatasnya kemampuan memenuhi kebutuhan keluarga.
- Kesulitan menjalankan berbagai tanggung jawab sosial.
Banyak orang memiliki penghasilan besar tetapi merasa selalu kurang. Sebaliknya ada yang penghasilannya sederhana namun hidup penuh ketenangan karena Allah memberikan keberkahan.
Oleh karena itu, doa ini mengajarkan bahwa seorang Muslim tidak hanya meminta banyak rezeki, tetapi juga meminta keberkahan dalam rezeki tersebut.
⸻
- Memohon Perlindungan dari Kehinaan
Kata “adz-dzillah” berarti kehinaan atau kerendahan martabat.
Islam sangat menjaga kehormatan manusia.
Kehinaan dapat muncul karena:
- Ketergantungan berlebihan kepada manusia.
- Perbuatan maksiat.
- Kehilangan harga diri karena dosa.
- Ketidakmampuan mempertahankan prinsip kebenaran.
Seorang Muslim diperintahkan untuk menjaga kehormatan dirinya dengan:
- Bertakwa kepada Allah.
- Bekerja secara halal.
- Menjauhi perbuatan tercela.
- Menjaga akhlak yang mulia.
Kemuliaan sejati bukan berasal dari jabatan, kekayaan, atau keturunan, tetapi dari ketakwaan kepada Allah.
⸻
- Memohon Agar Tidak Menzalimi Orang Lain
Bagian berikutnya dari doa ini sangat menarik:
“Aku berlindung kepada-Mu agar tidak menzalimi.”
Banyak orang hanya fokus agar tidak dizalimi, tetapi Rasulullah ﷺ terlebih dahulu mengajarkan untuk memohon agar tidak menjadi pelaku kezaliman.
Kezaliman dapat berbentuk:
- Mengambil hak orang lain.
- Menipu dalam perdagangan.
- Menyebarkan fitnah.
- Menyakiti pasangan atau keluarga.
- Menyalahgunakan kekuasaan.
- Meremehkan dan menghina sesama.
Islam menekankan bahwa kezaliman adalah dosa besar yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
⸻
- Memohon Agar Tidak Dizalimi
Selain memohon agar tidak berbuat zalim, seorang Muslim juga meminta perlindungan agar tidak menjadi korban kezaliman.
Kezaliman dapat datang dari:
- Penguasa yang tidak adil.
- Rekan kerja yang curang.
- Mitra bisnis yang menipu.
- Orang yang memfitnah.
- Individu yang menyalahgunakan kekuatan atau pengaruhnya.
Doa ini mengajarkan keseimbangan yang luar biasa:
- Jangan menjadi pelaku kezaliman.
- Jangan pula menjadi korban kezaliman.
Seorang Muslim diajarkan untuk hidup dalam keadilan dan menghormati hak sesama manusia.
⸻
Mengapa Infografis Menampilkan Suami Istri di Dekat Hajar Aswad?
Hajar Aswad merupakan batu mulia yang terletak di salah satu sudut Ka’bah dan memiliki kedudukan istimewa dalam ibadah haji dan umrah.
Gambaran suami istri yang berdoa di dekat Hajar Aswad melambangkan:
Kesatuan Keluarga dalam Beribadah
Suami dan istri tidak hanya bekerja sama dalam urusan dunia, tetapi juga saling membantu menuju ridha Allah.
Harapan akan Kehidupan yang Diberkahi
Setiap keluarga tentu berharap:
- Terhindar dari kemiskinan.
- Memiliki rezeki yang cukup.
- Dijaga kehormatannya.
- Terhindar dari konflik dan kezaliman.
Kesungguhan dalam Berdoa
Tempat-tempat mulia mengingatkan kita bahwa seorang Muslim hendaknya memperbanyak doa dengan penuh harapan dan ketundukan kepada Allah.
⸻
Pelajaran Penting untuk Non-Muslim
Bagi pembaca non-Muslim, doa ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya mengatur ritual ibadah, tetapi juga memperhatikan kebutuhan manusia secara menyeluruh.
Doa ini mengandung nilai-nilai universal yang dapat dipahami oleh siapa saja:
- Keinginan untuk hidup berkecukupan.
- Menjaga martabat manusia.
- Menolak segala bentuk penindasan.
- Menegakkan keadilan.
- Menghindari menjadi pelaku kejahatan.
- Mengharapkan kehidupan yang damai dan bermartabat.
Nilai-nilai tersebut merupakan kebutuhan setiap manusia tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya.
⸻
Kesimpulan
Doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ ini merupakan salah satu doa yang sangat lengkap karena mencakup perlindungan terhadap berbagai kesulitan yang sering dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui doa ini, seorang Muslim memohon kepada Allah agar:
- Dijauhkan dari kemiskinan.
- Diberi kecukupan dan keberkahan rezeki.
- Dijaga dari kehinaan.
- Tidak menjadi pelaku kezaliman.
- Tidak menjadi korban kezaliman.
Infografis yang menampilkan pasangan suami istri berdoa di dekat Hajar Aswad mengingatkan bahwa kekuatan sebuah keluarga tidak hanya terletak pada usaha dan kerja keras, tetapi juga pada kedekatan mereka kepada Allah melalui doa dan ibadah.
Pada akhirnya, seorang Muslim meyakini bahwa perlindungan terbaik, kemuliaan sejati, dan rezeki yang paling berkah semuanya berasal dari Allah سبحانه وتعالى.
⸻
Sumber: Hadis Riwayat Abu Dawud dan An-Nasa’i.
Footnote:
www.3duniaindigo.com
YouTube Channel: @3duniaindigo